Too Perfect (Perfection)
“She caught my attention
She Caught my atttention
I found the treasure in love
And you are the treasure I am searching for”
Aku mengawasinya dari jauh. Tatapanku tidak bisa berubah darinya. Semenjak dia disini aku berubah. Lebih sering tertawa, walaupun hanya sesaat. Aku suka alulan lagumu. Indah. Itu yang kunikmati. Senyummu juga senyuman matamu, semakin membuatku tertarik padamu. Tatapanmu yang tajam dapat mengalihkan duniaku, bahkan perhatianku tambah padamu. Selama kau disisiku aku nyaman. Kamu yang aku cari di dunia ini. Untuk apa aku hidup jika tak ada kamu. Mungkin aku hanyalah batu kerikil yang akan ditendang orang orang.
“You keep stirring my world
Even the ice will melt if meet you”
Kamu mengubah duniaku. Yang tadi suram. Menjadi ceria. Yang tadi terpuruk. Menjadi indah. Yang tadinya pemurung. Menjadi baik hati. Itu semua, karenamu. Karenamu juga, muangkin hati semua orang yang dingin, akan mencair 100%. Es yang semula sedingan -0*C pun bisa hangus mencair hanya karena wajahmu yang menawan. Oh, bukan menawan, tapi kau lebih dari memukau dihati semua orang. Terutama dihatiku.
“It is not to right to be urgent
And if you push to hard the love will be broken
It is not right to be slow
I Back of with my heart”
Aku tak mungkin memaksakan cintaku padamu. Aku tak mungkin memaksamu masuk dalam sekali dihatiku. Aku tak mungkin munyuruhmu untuk membuka pintu hatimu padaku. Aku tak mungkin menyakiti ataupun mencoret sedikit dihatimu. Tapi, ini juga tidak baik untuk pelan pelan. Tak mungkin aku mendapatkanmu bila dengan perlahan. Tapi, aku akan kembali dengan hatiku yang baru, yang bersih, dan yang suci. Aku kembali. I am Back
“Oh too perfect. I appear in your eyes
I’ll not anyone else to be with instead of me”
Mungkin menurutku, aku terlalu sempurna dimatamu, aku cukup tampan, pintar, berbakat, mapan, serta romantis. Tapi itu menurutku. Bukan menurutmu. Kupikir aku sudah sempurna dimatamu. Kupikir kau juga sempurna dimataku. Aku tidak akan membiarkan orang lain mendekatimu. Selangkah maju pun pisau ditanganku akan pindah ke lambung didalam perutnya. Aku tidak akan membiarkanmu mendekati orang lain. Munugkin hatiku akan tersayat habis jika kau melakukan itu. Memang itu bukan hak-ku. Bukan hak-ku juga melarang orang lain. But you are Too Perfect
END